Tanya Jawab Zakat

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Pembaca yang dirahmati Allah SWT, perkembangan keilmuan dan pengelolaan zakat di tanah air cukup menggembirakan. Seiring dengan perkembangan tersebut, di blog ini kami menyediakan content khusus tanya jawab seputar zakat. Bagi pembaca yang ingin bertanya tentang zakat, silahkan kirimkan ke alamat email saya di ; inimasaflah@gmail.com. Semoga bermanfaat.

 

Makna Zakat

Pertanyaan

Saya orang awam yang belum tahu banyak tentang apa itu zakat. Yang saya tahu hanya mengeluarkan sebagian harta untuk diberikan kepada orang lain. Mohon penjelasan Bapak apa yang dimaksud dengan zakat. Atas jawaban dan penjelasan Bapak saya sampaikan terima kasih. 

Ahmad Sukirno

Prambatan Kidul, Kaliwungu Kudus

Jawaban

Bapak Ahmad Sukirno yang berbahagia,

Alhamdulillah meskipun sedikit, Bapak sudah mengenal salah satu rukun Islam ini. Penjelasan lebih lanjutnya sebagai berikut. Di dalam kitab Majma’ Lughah al Arabiyyah, al Mu’jam al Wasith, zakat jika ditinjau dari segi arti bahasa terdapat beberapa arti, yaitu al-barakatu ‘keberkahan’, al-namaa’ ‘pertumbuhan dan perkembangan’, ath-thaharatu ‘kesucian’, ash-shalahu ‘keberesan’.

Sedangkan jika ditinjau dari segi istilah, para ulama mengemukakannya dengan redaksi yang berbeda-beda namun secara prinsipnya hampir sama, yaitu zakat adalah bagian dari harta yang dikeluarkan oleh orang-orang tertentu dengan persyaratan tertentu, untuk diserahkan kepada golongan tertentu untuk  menggapai ridha Allah subhanahu wata’ala.

Baik pengertian secara bahasa maupun istilah memiliki hubungan yang sangat erat sekali. Yakni harta yang dikeluarkan zakatnya akan menjadikan harta tersebut menjadi berkah. Artinya akan bertambah kebaikannya. Harta yang sudah dizakati, akan terus tumbuh semakin bertambah dan berkembang, yang tadinya hartanya sedikit menjadi banyak, yang usahanya kecil jadi berkembang semakin besar. Harta yang sudah dizakati berarti sudah bersih dan suci. Artinya tidak tercampur dengan milik orang lain yang wajib menerimanya. Harta yang dizakati akan membuat segala urusan pemiliknya menjadi beres (baik).

Hal ini dijelaskan dalam Surat at-Taubah : 103

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dari zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan doakanlah untuk mereka, sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketenteraman jiwa buat mereka, dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

dan Surat ar-Ruum : 39.

“Dan sesuatu riba (tambahan yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah, dan yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai ridha Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipatgandakan hartanya”Arti Zakat

Iklan