Tag

, , ,

Hari Keempat : Pahalanya Sama Seperti Membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran

#4Ramadhan1437H

Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran. Pada bulan ini Al-Quran dibaca dengan semarak oleh umat Islam. Di hari-hari yang suci ini, lantunan Al-Quran menghiasi di banyak tempat. Tidak hanya di masjid, mushalla, di pesantren-pesantren atau di rumah-rumah, tapi di berbagai tempat, tak sedikit umat Islam yang terlihat membaca dan mengkaji Al-Quran.

Kita sering melihat penjaga toko, sambil menunggu pembeli, ia memanfaatkan waktu luangnya dengan membaca Al-Quran. Di kantor di saat jam istirahat, di kampus, di mushalla usai shalat dzuhur dan ashar, bahkan di angkutan umum seperti di busway, juga ada yang memanfaatkannya untuk membaca Al-Quran.

Seperti inilah suasana Ramadhan, di mana disebutkan sebagai bulannya Al-Quran, karena di dalamnya bukan hanya diturunkan Al-Quran tetapi juga bulan di mana banyak umat muslim yang membaca dan mengkaji Al-Quran.

Dalam hadits riwayat Ahmad dan Al-Hakim disebutkan bahwa puasa dan Al-Quran akan memberi syafaat kepada seorang hamba kelak di hari kiamat. Puasa berkata, wahai Allah, aku telah menahannya dari makan dan syahwat, maka perkenankanlah aku memberi syafaat kepadanya. Al-Quran kemudian berkata, aku telah mencegahnya dari tidur malam, maka perkenankanlah aku memberikan syafaat kepadanya.

Begitulah indahnya Al-Quran yang dibaca di bulan Ramadhan oleh orang yang berpuasa. Al-Quran sebagai bacaan yang menjadi teman setia bagi orang-orang yang beriman di saat-saat menjalankan ibadah puasa. Di tengah-tengah aktifitas dan rutinitas harian berjalan, di sela-sela itu pula kita dapat memanfaatkan waktu untuk membaca Al-Quran.

Bukan hanya menjadi syafaat, namun bagi mukmin yang membaca Al-Quran maka baginya akan mendapatkan kebaikan. Dalam hadit At-Tirmidzi disebutkan, siapa saja yang membaca satu huruf dari Al-Quran, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepulurh kali lipatnya.

Bagi yang berhalangan membaca Al-Quran, masih diberi kesempatan untuk mendapatkan nilai dan kebaikan dari Al-Quran itu dengan mendengarkannya. Rasulullah bersabda, barangsiapa yang mendengar satu ayat Al-Quran, maka ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat ganda. Siapa yang membacaranya pula, baginya cahaya di hari kiamat.

Di hari keempat Ramadhan ini, dalam sebuah hadits disebutkan, bagi seorang mukmin yang menjalankan ibadah puasa dan menghidupkannya di malam keempat Ramadhan dengan berbagai bentuk amal ibadah, maka baginya sama seperti pahala membaca kitab-kitab umat Islam terdahulu, yaitu Zabur, Taurat, Injil dan juga Al-Quran.

Disebutkan dalam keterangan kitab, bahwa kandungan dan isi kitab-kitab terdahulu telah dimasukkan ke dalam kitab Al-Quran. Meskipun demikian, Allah masih memberikan pahala bagi mereka yang menghidupkan malam keempat Ramadhan dengan pahala yang sebanding dengan membaca keempat kitab yang diturunkan kepada keempat Nabi itu.

Semoga kita tidak hanya mendapatkan pahala atas bacaan Al-Quran yang kita baca selama Ramadhan, dan mendapatkan pahala seperti halnya membaca keempat kitab umat muslim itu tetapi juga dapat mempelajari isi dan mengajarkannya kepada orang lain. Karena sebaik-baiknya orang di antara kamu adalah orang yang mempelajari dan mengajarkan Al-Quran.

Iklan