Tag

, , ,

Hari Ketiga : Allah Mengampuni Dosa yang Telah Berlalu

#3Ramadhan1437H

Puasa Ramadhan telah memasuki hari ketiga. Pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dan berdoa di bawah ‘Arsy-Nya, “mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat”.

Ramadhan adalah bulan istimewa, karena Allah memberikan berbagai macam kemuliaan di dalamnya. Faktor inilah yang memotivasi seseorang untuk tekun beramal dan rajin beribadah. Dalam sebuah hadits disebutkan, ibadah sunnah di bulan Ramadhan, pahalanya seperti ibadah wajib. Ibadah wajib di bulan Ramadhan pahalanya seperti menjalankan 70 ibadah wajib di bulan lain.

Malaikat yang mendoakan kita di bawah ‘Arsy tadi tak hanya berdoa, namun mengawalinya dengan ajakan berbuat kebaikan terlebih dahulu. Hal ini menunjukkan bahwa kita harus berikhtiar. Jika ingin memperoleh suatu kebajikan, harus diawali dengan perbuatan. Jika ingin mendapatkan pahala, harus diawali dengan perbuatan baik. Karena dengan perbuatan baik, maka Allah mengampuni dosa-dosa yang kita perbuat. Jika kita ingin mendapatkan ampunan dari Allah selama bulan puasa ini, harus menyertainya dengan amal ibadah.

Begitu juga jika ingin mendapatkan rizki, kita harus bekerja dan berikhtiar. Bukan berpangku tangan menunggu keajaiban datang. Tidak ada alasan di bulan Ramadhan ini untuk bermalas-malasan. Rasa haus dan lapar yang kita rasakan, bukan menjadi penyebab kita untuk tidak produktif selama bulan Ramadhan. Bahkan jika kita gunakan untuk menjalankan aktifitas, maka waktu puasa terasa pendek. 

Kita tahu bahwa dalam sejarah kaum muslim, kita disuguhkan banyak fenomena menarik dalam hal tingginya produktifitas. Hebatnya, peristiwa tersebut terjadi pada bulan Ramadhan. Bulan yang sering dianggap sebagai bulan kelesuan fisik. Seperti, Perang Badar Kubra, Fathu Makkah, Perang Tabuk, Penaklukan Spanyol beberapa peristiwa lainnya. Semua itu terjadi pada bulan Ramadhan.

Ikhtiar yang dilakukkan dalam sejarah kaum muslim itu berhasil manis. Perang Badar Kubra kaum muslim menang dan dapat memukul mundur kaum kafir. Peristiwa Fathu Makkah berbuah manis. Kaum muslim mampu menguasai kota Makkah setelah bergerak dari Madinah. Ini menunjukkan bahwa ikhtiar yang dilakukan sungguh-sungguh meskipun dalam kondiri berpuasa, maka akan mendapatkan hasil cemerlang.

Begitu juga permohonan ampunan dari Allah, atas dosa-doasa yang telah berlalu, sebagaimana doa yang dipanjatkan malaikat di bawah ‘Arsy tadi, diawali agar kita berbuat amal kebajikan terlebih dahulu.

Kaitannya dengan hal itu, cocok juga kiranya mengutip statement Emha Ainun Najib yang berbunyi “Cukuplah kita berupaya menjadi manusia bekerja, terus melatih keterampilan, skill, berlaku profesional, bisa dipercaya, orang merasa aman kalau menitipkan sesuatu kepada kita. Konsentrasikan diri pada pembangunan kerpibadian semacam itu, maka salah satu akibatnya insya Allah akan uang mencari dan mengejar Anda. Mari terus beramal, agar mendapatkan ampunan atas dosa-dosa kita yang telah berlalu. Yuk, rajin bekerja agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Iklan